Sugeng Rawuh Wonten Ing Jawa Tengah

Jawa Tengah merupakan sebuah provinsi yang kaya akan aneka ragam budaya daerah yang tersebar di 29 kabupaten dan 6 kota, sehingga Jawa Tengah dikenal juga sebagai Jantung Budaya Jawa. Luas Jawa Tengah hampir mencapai 30% dari luas Pulau Jawa.

Budaya pesisiran sangat berpengaruh pada kreatifitas kerajinan batik di Jawa Tengah, yang sentra kerajinannya berada di daerah Pekalongan. Dikemudian hari, budaya pesisiran ini berbaur dengan budaya agraris dari wilayah selatan Jawa Tengah, sehingga menghasilkan beragam motif batik yang sangat indah dan memiliki berjuta makna, sarat dengan filosofi kehidupan.

Sungai Bengawan Solo yang mata airnya berasal dari Pegunungan Sewu di Wonogiri merupakan sungai terpanjang di Pulau Jawa, dengan panjang 572 km mengalir ke utara hingga akhirnya bermuara di daerah kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Terdapat 5 gunung berapi aktif, yaitu Gunung Merapi, Gunung Slamet, Gunung Sindoro, Gunung Sumbing an Gunung Dieng, sehingga sebagian besar tanah di Jawa Tengah merupakan tanah yang subur untuk bercocok tanam.

Beragam dialek bahasa terdapat di Jawa Tengah sehingga memperkaya khasanah budaya Jawa Tengah. Beberapa dialek tersebut diantaranya adalah dialek Pekalongan, Kedu, Bagelen, Semarang, Muria (pantura timur), Blora, Surakarta, Banyumasan dan Tegal. Selain itu juga terdapat dialek Sunda Timur Laut yang sering digunakan di wilayah Kabupaten Brebes dan dialek Sunda Utara yang banyak digunakan di wilayah Kabupaten Cilacap.

Selain beragam budaya, Jawa Tengah juga kaya akan potensi wisata alamnya mulai dari pantai, pegunungan, agro dan juga heritagenya. Sebagai catatan, Jawa Tengah merupakan propinsi yang pertama kali memiliki jalur kereta api, yaitu jalur Semarang – Tanggung dengan panjang 26 km yang mulai beroperasi pada tahun 1867.

Bagaimana untuk menuju ke Jawa Tengah ? Sangat mudah, Anda bisa menggunakan jalur darat melalui ruas jalan nasional, yaitu Jalur Pantura yang menghubungkan Jakarta-Semarang-Pati-Surabaya-Banyuwang, Jalur Tegal – Purwokerto, Jalur Lintas Selatan yang menghubungkan Bandung-Yogyakarta-Surakarta-Madiun-Surabaya, serta Jalur Semarang-Solo. Anda juga bisa menggunakan jalur udara melalui Bandara Ahmad Yani di Semarang, bandara Adi Sumarmo di Boyolali, bandara Dewandaru di Karimunjawa, bandara Tunggulwulung di Cilacap dan bandara Wirasaba di Purbalingga.